Saat aku tahu
kejadian itu sendiri semua terasa sia-sia. Waktu terbuang begitu jelas,
izinkanlah aku mengungkapkan luapan kekecewaan
yang terlanjur di ujung lidah ini. Aku tak mengerti apa yang harus ku tulis disini,
semua terasa begitu cepat dan singkat. Kekecewaan yang benar-benar kali ini aku
rasakan sendiri. Aku tak mampu berkata banyak hal aku hanya KECEWA pada keadaan yang sedang
ku alami saat ini. Kenapa terjadi ? Apa semua salahku, karna aku terlalu berlebihan menututmu.
Aku harus mengucap bagaimana ? Ini semua hanya luapan belaka takkan ada yang mengerti. Sakit batin rasanya di abaikan seperti ini
! Apa kamu tau ? Mana pernah kamu ingin tau masalah rasa sakit ?
“maaf sayang, aku menyesal maafkan aku”. Telat ! Semua begitu hambar, saat terjadi kamu seenak jidat meminta maaf tanpa kamu memintanya aku sudah memberikannya. Yang aku benci hanya ini “KECEWA”.
“maaf sayang, aku menyesal maafkan aku”. Telat ! Semua begitu hambar, saat terjadi kamu seenak jidat meminta maaf tanpa kamu memintanya aku sudah memberikannya. Yang aku benci hanya ini “KECEWA”.
Semua janji
terluapkan begitu saja, cepat tanpa ada jeda. Lelah menghadapi semua, setelah terhalang rasa sayang ? Semua
begitu mudah dengan caranya sendiri, entah hati ini selalu pemaaf biasa perempuan !!! Ya mungkin
laki-laki seperti itu. Tapi jarang adanya, SAMPAH !
Jangan menutupi
bangkai seperti itu, terlalu frontal.
Baiknya di buka dari sebelum aku mengetahuinya sayang, saat semuanya terlanjur tercium baunya
bangkai ? BUSUK nya terasa hingga menusuk rongga ini. Begitu busuk dan sangat
busuk !
Sudahlah aku membisu kan mulut saja semua terjadi
begitu singkat, menangis sajalah jika
itu membuat segalanya terasa enteng. Ya memang tidak akan menyelesaikan masalah
tapi masa iya semua terasa begitu bebannya ? Sakit dan sangat sakit. Bukan
masalah cemburu engganya ini masalah kejujuran.
Saat semua nya ku tahu sendiri baru dikatakan sebelum terjadi kamu tak ada usahanya untuk jujur ? Iya aku paham kamu takut aku marah kan ?
Terimakasi laptop ku,
bantal ku, guling ku, dan alunan lagu galauku. Sudah menemani kesedihanku ya
walaupun semua belum terselesaikan namun hati ini plong. Terimakasi sahabat
benda padatku, maaf laptop aku mengetik dengan kata-kata kasar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar